Untuk Mary Jane

Mata itu menatap sendu

Berkaca, berair mata

Entah apa yang ada di dalam pikirannya saat itu

Apakah sejumlah baju bagus yang menyebabkan dia harus membeli koper baru?

Ataukah proses sidang demi sidang yang dia jalani tanpa ia mengerti sepenuhnya

Atau mungkin, dia sedang mengingat senyum dua bocah yang ia tinggalkan di kampun halaman sana?

 

Usianya 30 tahu saja

Sepanjang hidupnya yang dia tahu hanya berjuang

 

Ketika tidak ada lagi lapangan pekerjaan di negaranya

Ketika dia harus berangkat ke negeri antah berantah

Lalu hampir diperkosa

 

Bisakah kamu membayangkan rasanya?

Sakit.. Takut.. Trauma

Yang hanya bisa terobati saat ia mendarat di dalam peluk kedua anaknya

 

Ah, sekejap saja

Peluk itu memang obat

Tapi mereka butuh makan

Sejenak saja

Peluk itu memang penawar

Tapi mereka harus bertahan

 

Dan pergilah dia

Mencari pekerjaan mempertahankan kehidupan

Terbuai akan angan-angan, diperdaya oleh janji manis

 

Begitu terperdaya

Hingga tak sadar memikul berat heroin yang tersembunyi di dalam tasnya

 

Tuhan

Lihatlah anakmu yang menangis

Lihatlah anakmu yang lima tahun ini terus didera hingga belajar memupuskan harapan

 

Gerakkanlah tanganmu Tuhan

Gerakanlah sedikit saja

Buatlah manusia yang ingin mengambil alih kuasamu

Buatlah orang-orang yang merasa berhak menentukan hidup mati orang lain

Buatlah mereka jera

Buatlah mereka sadar akan kuasa yang sebetulnya adalah tanggung jawab mereka

 

Tuhan

Hari ini kami bicara tidak dengan suara lantang

Hari ini kami setengah berbisik karena hampir kehilangan harapan

Hari ini kami menangis merintih

Karena hampir kehabisan daya

Maka pada kuasamu kami meminta

 

Untuk perempuan-perempuan yang berjuang

Untuk ibu-ibu tunggal yang mencari penghidupan

Untuk mereka yang tertindas oleh kemiskinan

Untuk yang menjadi korban kegagalan negaran dalam melindungi warganya

Untuk Mary Jane

 

Selamatkan

Selamatkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s