Hilang

Bisa bayangin ga rasanya, yang biasanya hampir setiap weekend ketemu, hampir setiap hari ngobrol lewat chat, terus tiba-tiba hilang, ga ada kabar, ga bisa dihubungin?

Setengah bulan lalu, dia masih ada di dekatku. Dia hadir melalui kata-kata di aplikasi whats app. Atau yang lebih sering melalui line demi melihat ekpresi-ekspresi yang lucu. 15 Desember 2013:

Aku: Besok udah Senin😦

Dia: Kenapa?

Aku: Ketemu sama lo nya kapan?

16 Desember 2013, tepat satu hari setelah aku sampai dari 21 hari perjalanan di Bali. Aku mengambil libur pengganti, dia cuti. Hari itu kami terakhir bertemu. Menyapa seperti biasa, bercakap seperti biasa, lalu saling berpamitan seperti biasa.

Namun sejak detik aku keluar dari mobilnya malam itu, hingga saat ini, dia tak lagi kutemui. Tidak sosoknya di dunia nyata, tidak postingan-postingan di path nya, tidak juga deretan huruf ataupun sticker-stickernya. Dia hilang.

Hey, aku mengirim pesan pada semesta. sudahkah dia menyampaikannya? Bahwa aku membutuhkanmu, menginginkanmu, meski hanya sekedar sapa, meski hanya cakap seperti biasa. Karena di saat-saat tertentu. Aku mengalami hal-hal yang tidak bisa kubagi kepada orang lain. Dan saat-saat itu datang padaku sekarang. This is the time when I need you the most.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s