Mewujudkan Impian Pernikahan

Dari kecil, aku tu suka banget sama hal-hal yang berhubungan dengan pesta. Dari mulai bikin kartu ucapan selamat ulang tahun sendiri, bikin beberapa dekorasi buat nikahan kakak, atau hal-hal detil seperti menghias sepeda ponakan buat 17an, sampai tampil di depan buat mimpin permainan.

Sementara, sudah dari dulu juga aku punya bayangan ideal tentang pernikahanku. Ketika aku masih sangat jarang menjumpai pesta outdoor, aku sudah membayangkan, resepsiku nanti akan diselenggarakan di luar ruangan. Dengan kolam di mana lilin-lilin mengapung, tanpa pelaminan, karena aku ingin mingle, sekeliling taman dipasangi balon gas, yang nantinya akan diterbangkan bersama doa para tamu, dan rombongan gerobak tukang jualan yang hari itu khusus melayani tamu-tamu resepsiku. Tak hanya itu, konsep lain pun sudah sangat matang, kostum, ucapan terima kasih, konsep buku tamu, bahkan alur acara.

Namun, walalupun aku sangat antusias memikirkan resepsiku, aku sepenuhnya sadar. Bahwa yang membuat aku antusias adalah pesta itu sendiri, dan sama sekali bukan relasi penuh komitmen bertajuk pernikahan, dengan segala kewajiban dan tanggung jawabnya. Itulh kenapa sampai saat ini gambaran tentang resepsikupun masih berupa impian, yang belum terealisasikan.

Lalu konsep outdoor menjadi begitu banyak digunakan belakangan. Perlahan, impianku tentang sebuah resepsipun bisa terwujud. Bukan untuk resepsiku memang, tapi untuk orang-orang terdekatku.

wedding @ taman bunga wiladatika

wedding @ taman bunga wiladatika

Dimulai dari seorang kawan sekantor yang menggelar resepsinya di Taman Wiladatika Cibubur,

the wedding organizer :D

the wedding organizeršŸ˜€

lalu diikuti denganĀ resepsi kakakuĀ sendiri di Bukit Berani Puncak.

keluarga besar L-Kers

my sister’s wedding ( @ Bukit Berani, Puncak)

Dan dalam tiga bulan ini, aku diminta oleh seorang kawan untuk menjadiĀ project officerĀ resepsi perkawinanya yang akan diselenggarakan di sebuah tempat pemancingan di Cinere.

Sudah tentu saat ini aku mulai mengerjakan acara tersebut. Dari mulai survey tempat, menghubungi band, test food, dan lain-lain. Untungnya kedua calon mempelai juga ikut aktif menentukan konsep, tempat, dan segala keperluan lainnya sendiri. Jadi aku lebih seperti teman diskusi, dan mengurus beberapa teknis keperluan pernikahan mereka, dengan berbagi tugas ebersama kedua calon mempelai. Tak hanya itu, aku juga diberi ruang untuk menentukan orang-orang yang akan membantuku.

Ketika survey tempat beberapa hari yang lalu, aku jadi membayangkan, seandainya acara ini sukses, maka aku akan mendapat banyak foto keren, dan review bagus. Mungkin saja bisa menjadi ā€˜modalā€™ untuk mengisi company profile dan website ku kelak. Well, being a wedding/party organizer sounds fit for me. Lagipula, aku jadi bisa mewujudkan impian-impian seruku, meskipun melalui pesta orang lain. Hidup Pesta!

dreams

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s