Berbagi

Kejadian ini terjadi malam tadi ketika saya pulang kantor dengan menggunakan angkutan umum (seperti biasa). Di tengah jalan masuk dua orang pengamen. Satu orang laki-laki usia remaja membawa gitar kecil, dan satu orang perempuan masih anak-anak. Setelah mereka menyanyikan lagu Butiran Debu, beberapa penumpang pun memberikan uang. Sementara saya memberikan sekotak susu uht kecil yang memang biasa saya siapkan di tas.

Setelah lampu merah perempatan kali bata kedua pengamen itupun turun. Mobil angkutan umum yang saya tumpangi berhenti agak lama untuk mendapatkan lebih banyak penumpang. Saya memperhatikan pengamen kecil yang sudah turun itu dengan senang. Karena ternyata dia langsung meminum susu yang diberikan.

Tiba-tiba tanpa sengaja si pengamen kecil menabrak seorang Bapak yang tidak bisa melihat, dan menggunakan tongkat. Tanpa melihat sosok yang menabraknya, si bapak menyodorkan telapak tangannya. Si pengamen kecil langsung merogoh kantongnya, mengambil sejumlah uang dan memberikannya kepada di Bapak.

Peristiwa sederhana, yang membuat saya tersenyum. Dan bukan hanya saya, karena beberapa penumpang yang ada di dalam angkutan saya juga tengah memperhatikan si pengamen kecil. Kami saling berpandangan, saling melempar senyuman.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s