Dinner sama para Expert

Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan mengikuti sebuah acara konsultasi nasional terkait kebijakan Perlindungan Buruh Migran. Acara itu diselenggarkan di Jakarta dengan mengundang berbagai pihak, termasuk Buruh migran dan mantan Buruh Migran.

Nah, di salah satu hari, kita makan malem bareng di sebuah restoran Jepang. Tipe restoran yang ngambil daging sendiri terus bakar sendiri di meja masing-masing. Satu neja itu ada dua bakaran, dan disediakan enam kursi. Saat itu aku semeja dengan empat orang lainnya. Dua orang mantan BMP dari Hong Kong, salah satunya membawa anaknya yang masih balita, serta dua orang dari kalangan NGO seperti aku.

Jujur, aku jarang makan di restoran Jepang macam itu. Selain itu aku juga ga jago masak. Ya bisa si masak dikit-dikit, kalo cuma buat bawa bekel buat diri sendiri mah. Tapi paling menunya ga jauh-jauh dari tahu goreng, kentang balado, sama tumis brokoli telur puyuh, hehehe. Jadilah pas malam itu aku norak. Ga tau tanda-tanda cumi mateng gimana, udang enaknya masaknya berapa lama, dan lain-lain.

Untungnya ada dua mbak-mbak mantan BMP yang sangat ahli. Mereka bener-bener ngajarin plus bimbing aku. Jadi, aku bisa makan cumi dan daging yang matengnya tu pas. Mereka juga ngajarin aku kalo udang yang enak itu justru dibakarnya sebentar aja, cuma sampe berubah warna dikit. Bahkan dia merelakan udangnya buat aku cobain biar aku bisa ngerasain bedanya rasa udang yang dibakar sebentar, sama yang kecoklatan. Dan beneran lho rasanya enak. Jadi berasa seger gitu, dan lebih manis. Nyummie.

Sementara bakaran di sebelahku yang digunakan dua temenku yang sama-sama di NGO sudah hangus duluan, lantaran lemak-lemaknya juga hangus duluan. Ya, kemungkinan karna salah cara masak, karna lemaknya banyak dicelupin dan di bumbu sebelum dibakar. Jadinya kita berbagi satu bakaran berlima deh, dan makan sampe kenyang. Hehehe.

Jadi, siapa bilang masak, atau pekerjaan rumah tangga lainnya ga butuh keahlian?🙂

Bakar!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s