Diary

Si Manis yang membuatku ingin terbang melayang-layang

Mulai awal bulan ini, aku aktif nulis diary lagi lhooo😀

Diary ku manis. bentuknya kecil, gambar balon udara, dan lengkap dengan gemboknya. Ibarat jatuh cinta pada pandangan pertama, itulah yang aku rasakan ketika melihatnya di Gramedia. Sebenarnya aku sudah punya diary bergembok yang aku beli di Jogja waktu Pernas AIDS Oktober tahun lalu. Tapi dengan bodohnya kunci gemboknya ilang. jadi ga bisa dipake deh😦

Makanya pas ngeliat si buku diary bergambar balon udara aku langsung beli. Rasanya ingin terbang seperti balon udara itu. Beramai-ramai, melayang menuju satu tempat yang indah. Dan bonusnya, kunci si diary baru ternyata bisa digunakan untuk diary lamaku yang kuncinya hilang. Jadiiii, diary itu nanti juga bisa kupakai deh.. Yeyyy!!!

Dulu-dulu sebenernya suka nulis ngerandom dimana-mana. Kadang-kadang di twitter/FB, kadang-kadang di blog, kadang-kadang di blog anonim, kadang-kadang nyebar di banyak kertas, kadang-kadang menyebar di berbagai file di laptop. Kadang-kadang bentuknya curhat, kadang-kadang puisi, tulisan simple, bisa apa ajalah pokoknya.

Tapi, dipikir-pikir kalo di blog atau di ranah publik lainnya, pasti banyak yang disensor. Pun ngetik di lepotop, dan punya aplikasi buat drive tersembunyi, tetep aja suka males buka leptop.

Sementara, kebutuhan nulis diary tu bukan sekedar untuk menumpahkan perasaan. Tapi aku ngerasa butuh waktu untuk berdiskusi dan ngobrol sama diri sendiri secara jujur. Dan menurutku, menulis diary adalah metode yang paling tepat untuk itu.

Beberapa orang ada yang mengusulkan untuk merekam saja apa yang sedang dirasakan. Karena untuk menulis, kita pun biasanya memiliki proses untuk memikirkan apa yang kita tuliskan, jadi ga spontan semua yang ada di kepala kita langsung tercurah.

Tapiiiii,

Aku pribadi termasuk orang yang sulit untuk menyuarakan suara hati lewat lisan ketimbang tulisan. biasanya aku justru lebih lancar menyampaikan perasaanku apabila melalui tulisan. Gitu aja selama ini aku udah bawel banget ya, hehe.

jadi begitulah, sudah mulai rajin nulis diary lagi, meskipun kadang-kadang ga rutin si. ada yang beberapa hari skip, tapi ada juga yang dalam satu hari nulis beberapa kali. hehe..

semoga dengan begitu aku bisa terus berefleksi dan mengevaluasi diri yaa,, Dan yang terpenting benar2 benar mendengarkan suaraku sendiri sehingga bisa benar-benar memahami apa si yang sebenar-benarnya dibutuhkan dan diinginkan oleh diri ini.🙂

Hayooo, siapa yang juga suka nulis diary?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s