Perencanaan Program

Hari ini, aku belajar tentang perencanaan program. Big Thanks to Solidaritas Perempuan yang memang sangat concern terhadap peningkatan kapasitas anggotanya, sehingga aku bisa ‘kecipratan’ manfaat dari upaya peningkatan kapasitas tersebut.

Balik ke soal Perencanaan Program, alur yang kami buat adalah sebagai berikut:
Outcomes–>Output–>Kegiatan–>input
Sebenarnya sebelum outcomes ada satu unsur yaitu impact. Namun impact terkait dengan dampak yang terjadi yang faktornya bukan hanya karena kerja-kerja organisasi, tetapi juga karena pihak-pihak lain seperti jaringan. Sementara yang bisa kita tentukan sebagai organisasi adalah capaian organisasi (outcomes).

Alur ini, tentunya ditujukan untuk menjaga agar terjadi kesesuaian dan sinergitas antara visi organisasi dengan apa yang kita lakukan dalam bentuk kerja-kerja program. Outcomes dan Output membantu agar capaian-capaian organisasi bisa terukur, sehingga apa yang dikerjakan organisasi jelas menuju visi organisasi, dan benar-benar menjalankan mandat dan misi organisasi

Aku melihat, alur perencanaan program ini tidak hanya bisa berfungsi dalam kerja-kerja organisasi. Tetapi juga bisa menjadi sebuah kerangka acuan yang sangat membantu dalam merencanakan hidup (life plan) pribadi kita.

Apa visi, atau tujuan kita sebagai manusia, yang biasanya aku mulai dengan pertanyaan, aku ingin mati sebagai apa, sebagai siapa, baik di mata masyarakat, keluarga, dan yang terpenting di mata diriku sendiri.

Lalu visi tersebut dijabarkan di dalm capaian-capaian tertentu, yaitu apa yang harus kita capai dalam hidup untuk sampai pada visi tersebut. Dalam tahap ini, sudah mulai juga dispesifik-an dengan di mana kita ingin berkontribusi, tempat, isu, dan lain sebagainya.

Begitulah sampai pada langkah-langkah apa yang harus kita lakukan, lalu setiap tahunnya bisa dibuat rencana pertahun.

Harapannya, apa yang aku lakukan bisa menjadi fokus, dan jelas menuju tujuan hidupku. Proses ini bukan sekedar tentang pencapaian-pencapaian dalam hidup seperti apa yang biasa dituangkan di dalam CV, tetapi lebih kepada bagaimana kita melakukan segala sesuatu dengan terarah, sehingga kita semakin teratur tak hanya soal apa yang kita kerjakan di masyarakat, tetapi juga apa yang kita lakukan sehari-hari.

Harapannya juga bagaimana tujuan hidup, dan nilai-nilai dalam kepercayaan kita yang sifatnya abstrak bisa sesuai dengan keseharian kita, tercermin, dan terimplementasi dalam setiap sikap, laku, dan tindak kita sehari-hari.

Konsistensi, antara apa yang kita percaya, apa yang kita pikirkan dengan apa yang kita katakan dan kita lakukan, tentunya juga dengan setiap keputusan yang kita ambil, dan respon kita terhadap segala persoalan.

Begitulah, selamat merencakan hidup yang indah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s