Pahlawan Sebenarnya

ini bukan tentang Syafruddin Prawiranegara, KH Idham Chalid, H Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) atau peraih-peraih gelar pahlawan yang lainnya

 

pria setengah baya, yang fisiknya tak sempurna

Kepalanya miring, nyaris menempel dengan pundaknya

Berbekal periwitan sebagai senjata

Muncul dengan gagah berani saat tanda peringatan melajunya kereta api

Menghalang pengendara yang masih ngotot ingin melintasi rel, meski kereta sudah Nampak

Pernahkah kita memikirkan berapa banyak jiwa dan harta telah diselamatkan oleh jasanya?

 

Bagiku, dia adalah pahlawan

Selamat Hari Pahlawan🙂

 

9 November 2011

Sebuah pintu perlintasan rel kereta api, di daerah Pasar Minggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s