Menyoal Penghargaan untuk Kepala BNP2TKI

Alangkah Lucunya Negeri Ini

 

Belum usai ingatan kita akan berbagai kasus Buruh Migran yang terancam hukuman mati di Arab Saudi. Berbagai keprihatinan, kesedihan, kekecewaan, bahkan kecaman terlontar terhadap pemerintah yang dianggap lalai memenuhi Hak warga negaranya yang bekerja sebagai Buruh Migran. Pemerintah dinilai lamban, tidak tanggap, dan tidak berpihak dalam menangani berbagai kasus Buruh Migran.

 

Berbagai informasi bahkan menyebutkan betapa lembaga-lembaga terkait, termauk BNP2TKI tidak serius menjalankan kewajibannya sebagai Badan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.

 

Namun di tengah kekecewaan yang mengalir, rupanya Ketua BNP2TKI mendapatkan penghargaan. Tak tanggung-tanggung, Jumhur Hidayat mendapatkan penghargaan dalam kategori kecepatan melakukan respons publik dan tercapainya akuntabilitas publik.

 

“Disebutkan prestasi yang telah diraih BNP2TKI adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan penilaian atas laporan keuangan BNP2TKI dengan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) tiga kali berurut-turut sejak 2008.

Pada 2009, BNP2TKI mendapat penilaian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga pemerintah yang memiliki integritas tertinggi dalam pelayanan publik.

 

Pada 2010, BNP2TKI mendapat penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atas keberhasilan memberikan pelayanan prima, khususnya pada sistem pelayanan terpadu satu pintu di NTB dan pelayanan kepulangan TKI di Gedung Pendataan Kepulangan TKI, Selapajang, Tangerang, Banten.

Pada 2011, BNP2TKI mendirikan terobosan dalam pelayanan publik untuk TKI dengan mendirikan pengaduan (call center) TKI 24 jam nonstop gratis.

 

Pada 2011, BNP2TKI membangun pelayanan TKI sistem online yang terintegrasi baik dari Perwakilan RI hingga ke dinas-dinas kabupaten/kota untuk meniadakan pemalsuan dokumen TKI.”

 

Dikutip dari:

http://nasional.kompas.com/read/2011/08/18/21280717/Jumhur.Raih.Soegeng.Sarjadi.Award

 

Sungguh ironis, di tengah fakta bahwa BNP2TKI sebagai lembaga, maupun program-program di dalamnya tidak  menjawab permasalahan  Buruh  Migran secara komprehensif, justru BNP2TKI mendapatkan penghargaan. Sejauh mana program seperti call center, sistem online terintegrasi, dan program-program lainnya dapat menjamin perlindungan Buruh Migran?

 

Nyatanya, banyak Buruh Migran yang sakit dipulangkan begitu saja, tanpa dirujuk ke RS Polri

 

Nyatanya, banyak keluarga Buruh Migran yang mengeluh sulitnya mengakses keadilan bagi Buruh Migran melalu BNP2TKI

 

Nyatanya, permasalahan Buruh Migran terus meningkat dari tahun ke tahun

 

Dan Anda bisa menambahkan lagi nyatanya-nyatanya yang lainnya.

One response to “Menyoal Penghargaan untuk Kepala BNP2TKI

  1. Lha program-program yang dibangga-banggakan itu kinerjanya seperti apa? Memang benar kenyataannya masih banyak sekali orang yang disebut pahlawan deviasa itu tersia-siakan di negeri orang. Kalau Kepala BNP2TKI punya pikiran normal, ya jawab segala pertanyaan masyarakat dengan tindakan nyata. Selama masih ada berita menyedihkan tentang nasib TKI, berarti lembaga itu tidak bekerja sesuai amanat yang diberikan.
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s