Si Piyek

Sekarang ada waga baru di rumah. Sepanjang hari dia selalu bersuara tanpa henti. Bunyinya piyek piyeek piyek piyek. Yak anak ayam yang (minjem bahasa Mama) masih piyik2 itu dibawa oleh Tristan Jumat kemarin. Siang hari, tiba-tiba mama mengirim BBM via group Yura (group keluarga inti kami) yang kira-kira isinya begini: “Aduh pusing Mama, si Titan pulang sekolah bawa anak ayam.”

Yap, si anak ayam kecil membawa kehebohan tersendiri dalam keluargaku. Pasalnya, kami takut si anak ayam ga keurus, dan akhirnya mati. Lagi pula, keluargaku selama ini tidak pernah memelihara unggas. Pernah kami memelihara kucing, hamster, kura-kura, ikan. Tapi tidak pernah unggas.

Dulu, Mbak Sisie, kakakku yang ketiga memang ‘hobi’ membeli burung di sekolahan. Begitu dibeli, langsung dilepas agar bebas. Tapi tidak mungkin kami melepaskan ayam kecil yang dibeli Tristan ini. Bisa-bisa dia diterkam tikus atau kucing. Dan akhirnya, kami sekeluarga sepakat untuk memeliharanya.

Pertama kali aku bertemu si anak ayam, dia masih belum punya rumah. Dia diletakkan di dalam kardus dan tidak mau berhenti berbunyi. Bunyinya (menurutku) Piyek piyek. Jadilah aku memanggilnya si Piyek, walaupun Tristan memanggilnya Scoot (baca: Skut).

Pertama aku menghampiri si Piyek, aku memanggilnya. Dia mendekatiku dan dengan bawelnya menatapku, menyorongkan paruhnya ke arahku dan berisik: piyek piyek piyek piyek. Lucu sekali. Sekarang si Piyek sudah punya kandang, yang kami letakkan di halaman. Namun, setiap malam si Piyek dimasukkan ke dalam rumah, lampu dimatikan, agar dia tidur dengan tenang.

Itulah sekilas cerita tentang penghuni baru keluarga Yura. Dan sepertinya Tristan ngotot untuk membeli satu lagi anak ayam untuk menemani si Piyek Jumat depan. Dan dalam hati, aku sdah menyiapkan nama untuknya: Si Piyik😀

#Hari ini lupa foto si Piyek, tapi besok akan aku foto, dan tulisan ini akan aku update lagi dengan foto si Piyek..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s