Bukan Impian

Ketika aku melihat laki-laki yang mampu bermain alat musik. menguasai baik drum, gitar, maupun piano. Menguasai baik ritme maupun harmoni, timbul satu angan tentang lelaki yang mendampingiku nanti. sosok yang sanggup membuat hatiku bergetar tak menentu. Memanjakanku dengan nada-nada romantis yang dia petikan khusus untuku.

Kadang aku menginginkan laki-laki yang pandai bersajak. Dengan bait demi bait kata-kata indah, mampu menghadirkan semburat merah jambu di pipiku yang sawo matang.

Kadang aku memimpikan seorang pria bersuara merdu. Yang lantunan ayat-ayat suci dia ucapkan, mampu mendamaikan hatiku.

Kadang aku mengharapkan laki-laki bermata teduh, yang tatapannya sanggup membuat hati ini mencair.
Memberikan keteduhan yang sanggup menghapus segala gundah dan gulana.

Kadang kuangankan pria romnatis di sisiku. Membawaku menjelajahi gedung-gedung kuno. Membiarkan setiap sudut bangunannya yang tua menyaksikan lantunan cinta.

Menunjukan setiap rasi bintang di angksa. Menamakan satu bintang dengan namaku. Karna bintang itu paling bersinar.

Menembus angin malam berdua, bersandar pada keheningan malam, dan menikmati setiap suara malam yang menlenakan. Tanpa kata, tanpa ucap. hanya nikmati setiap aktivitas malam yang lenggang, seraya merasakan kedamaian yang menyelimuti dalam cinta.

Tapi seorang teman sempat menulis

Cinta itu bukan didasari kata karena. Cinta itu didasari kata walaupun.
Mencintai bukan karena dia begini dan begitu. Tapi mencintai walaupun dia begini dan begitu. Menerima seutuhnya, apa adanya.

Untuk seseorang yang mampu menggetarkan setiap relung jiwa walau mungkin tak bisa kuasai berbagai jenis alat musik.

Untuk seseorang yang mampu munculkan rona merah di pipiku walau tanpa sajak.

Untuk seseorang yang membuatku damai, walau mungkin suaranya tak merdu.

Untuk seseorang yang di matanya selalu kutemukan kobaran semangat. Yang selalu membuat hatiku mencair, walau dia tak bermata teduh.

Untuk seseorang yang membuatku merasakan cinta, meski mungkin ia tak seromantis yang kuangankan.

Untuk seseorang yang hanya dengan mengenalnya saja aku merasa begitu bersyukur.

Tak ada harapan yang lebih besar, daripada melihat dia tersenyum dan bahagia,,🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s