Waspada Otoritarianisme

Edisi Refleksi 12 tahun reformasi

Masih di edisi 12 tahun masa reformasi, saya ingin berbagi kekhawatiran yang saya rasakan. Kekhawatiran saya sebenarnya dimulai ketika hasil pemilu sudah keluar, dan kita disibukan dengan pryeksi-proyeksi koalisi. Ketika akhirnya kita bisa melihat bahwa antara eksekutif dan legislatif akan sulit untuk diharapkan saling men check and balance.

Setahun berlalu, kekhawatiran pun semakin terbukti. Ketika KPK dilemahkan. Ketika lembaga-lembaga penegak hukum menggunakan ‘kewenangannya’ untuk mengerem pengungkapan kebenaran.
Semantara itu, koalisi dipersolid. Sekretariat Gabungan dibenntuk. Lembaga penegak hukum pun dikumpulkan lewat Mahkumjapol.

Hey, ingatkah kalian? Masa otoriter yang susah payah kita tumbangkan. Di masa itu, eksekutif dan legislative satu warna. Legislative bisa dikendalikan kapan saja. Dan ada forum yang namanya Mahkejapol.

Kalau sudah begini, tidakah kita sedang mengarah ke masa lalu? Masa lalu dimana kita berada dalam masa otoritarianisme yang kelam. 12 Tahun reformasi. 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi. Akankah menjadi 17 tahun reformasi, 22 tahun reformasi, 32 tahun reformasi?
Atau jangan-jangan akan menjadi — (sekian)– tahun era otoritarianisme baru???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s