Di balik Hujan

Hari ini hujan turun deras sekali. Besyukur karena hujan turun ketika aku sudah ada di dalam kantor. Di dalam kantor, rasa dingin terasa menggigit. Kantor memang selalu menggunakan AC. Tapi kali ini rasanya beda. sangat menggigit, bahkan membuat hidungku merasa tidak nyaman.

Untungnya aku menyediakan pasmina di kursiku. Lumayan lah sedikit melindungi tubuh dari udara dingin.

Sore pun datang, seiring dengan hujan yang mulai mereda. Dan ada kejutan indah muncul di sana. Pelangi,, indah sekali. Sungguh anugerah bagi siapapun yang menyaksikannya..

Tidak hanya itu, Langit perlahan menjingga. warna ceria itu menyelimuti langit sebelum malam tiba. Seakan mengingatkan kita untuk tetap bersemangat, menjalani sisa hari setelah aktivitas yang kita jalani seharian..

Warnanya menyelimuti langit, menembus jendela, maemasuki ruang kantor yang tertutup dan Seketika hati menjadi ceria.

Saya selalu percaya

Selalu ada pelangi setelah hujan. Selalu ada keindahan di ujung setiap masalah yang menghadang..

Karena itu tetaplah bernyanyi dan berlegi walau di balik awan hitam..

Desember by Efek Rumah Kaca:
Slalu ada.. yang bernyanyi dan berelegi
Dibalik awan hitam..
Smoga ada.. yang menerangi sisi gelap.. ini
Menanti.. seperti pelangi..
Setia.. menunggu hujan.. reda

Aku.. selalu suka.. sehabis.. hujan di bulan Desember..
Di bulan Desember..

Back to (*)

(Instrumental)

Sampai nanti ketika.. hujan tak lagi
Meneteskan.. duka.. menetas luka
Sampai hujan memulihkan.. luka..

Aku.. selalu suka.. sehabis.. hujan di bulan Desember..
Di bulan Desember..
Karena aku.. selalu suka.. sehabis.. hujan di bulan Desember..
Di bulan Desember..
Seperti pelangi.. setia.. menunggu hujan.. reda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s